bluearth

November 28th, 2005

The Cure

The illness :
Procrastination (n) Procrastination is the deferment or putting-off of an action or task, usually by focusing on some other distraction (compare temporisation). It is Latin for "foremorrowing," or making some such of tomorrow. [wikipedia]

And the cure :
Dari Muhammad bin Abi Imran berkata, “Aku mendengar Hatim yang tidak dapat mendengar ditanya seseorang, ‘Dengan apa engkau membangun perkaramu dalam bertawakal kepada Allah?’ Ia berkata, ‘Pada hal-hal berikut: aku tahu bahwa rezekiku tidak akan dimakan oleh selainku, maka tenanglah jiwaku; Aku tahu bahwa amalku tidak akan dikerjakan oleh selainku, maka aku sibuk dengannya; Aku tahu kematian pasti mendatangiku kapan saja, maka aku berisap-siap untuk itu; Aku tahu, aku tidak pernah lepas dari pandangan Allah di mana pun aku berada, maka aku malu kepada-Nya jika terlihat sedang melakukan maksiat.’”

"Fa izã faragh ta fa an-shab, wa ilã rabbi ka farghab"

Posted by bluearth at 06:14 PM in just tought | Comment (ID pls)

Ocehan cuaca

Mendung lagi.

Pagi ini udara dingin banget. Bangun subuh td pagi, termometer di jam meja kamar gwe menunjukkan suhu 26°C. Sejak hari sabtu kemarin suhu udara emang engga lepas antara 26° - 28°C. Udah beberapa hari ini langit mendung terus.

Gwe penah baca kalo di beberapa negara, cara yang sopan untuk memulai pembicaraan adalah dengan menyinggung soal cuaca. Di Jepang orang mengawali surat dengan menanyakan cuaca di lokasi si penerima surat itu. Di Inggris, sapaan basa-basi "Good day. Nice weather isn't it?" jamak diucapkan orang. Di Indonesia? Well, g sering ngeliat tetangga sebelah g duduk mligo di teras rumahnya sambil buka singlet, ngibas-ngibas badannya. "Hawanya panas ya mas?" begitu sapanya saat gw lewat.
(Read More)

Posted by bluearth at 01:16 PM in daily dose | Comment (ID pls)

November 25th, 2005

Entah kenapa gue suka banget baca komik Strip. Mungkin karena kemampuan si komikus menghantar pesan melalui media yang sangat terbatas yang bikin gue kagum. Kadang gwe ngabisin sejam waktu pulang kantor untuk ngebaca beberapa strip sekaligus. Diantara strip favorit gue ada Dilbert, Calvin & Hobbes, dan Rose is Rose. Untuk strip lokal gue suka Panji Koming dan Konpopilan. sayang strip lokal ngga ada versi onlinenya.

Meskipun diawali kata komik, komik strip bukan bacaan orang yang belom bernalar. Beberapa komikus kelas berat, selalu memasukkan simbolisasi-simboliasi yang jika tertangkap oleh pembaca bisa menambah kedalaman cerita. Misalnya, kalo yang baca orang yang tersindir di cerita, dia bisa tergugah, kalo dia masih bernurani, ketawa kalo dia muka badak, atau malah nuntut si komikus ke pengadilan kalo dia orang yang engga punya sense of humor.

Buat gue, satu edisi komik strip, lebih sarat makna dari pada sinetron satu musim tayang. Yang jelas strip-strip diatas memberi cara alternatif memandang problematika sosial (atau kantor, keluarga, pribadi). Yaitu dengan menertawakannya. Dengan tertawa memang masalah engga lantas jadi selesai, paling engga lebih sehat dari pada marah-marah.

Posted by bluearth at 08:00 PM in just tought | Comment (ID pls)

Hampir aja gwe ga jadi TOEFL! Masalahnya, di organizer gue (yang tidak terlalu organized) tanggal testnya tgl 25/11. Nyampe kantor jam 8:00 (tumben) gwe nelepon PPB buat nanya, gedung tempat ujiannya. Dengan nada panik, mba-mba di sono bilang, "Mas, test nya hari ini, jam 9!". Hwaharakadah!

Sambil bilang terimakasih sama si mba yang udah ikutan panik, gwe beres2 trus cabut ke salemba (tempat ujiannya di PPB salemba) naik KRL. sampe di stasiun, dapet KRL udah jam 8:30. KRL jalan. Setiap kali KRL melambat dikit aja, gue kelimpungan sendiri (tenang kah, kalo mo naekin penumpang ya kudu berenti toh?). Buat nenangin pikiran gue coba ngitung2 dalem hati waktu tempuh yang dibutuhkan dari St. UI sampe St. Cikini. Kalo kecepatan kereta sekian...trus...jarak antar stasiun rata-rata segitu....masuk stasiun ngerem perlambatan sekian.....aaarh! malah tambah pusing. Malah gue diliatin orang gara2 cengok "staring into empty space".

Sampe St. Cikini udah jam 9:00 persis. Naek ojek, gwe sampe di PPB jam 9:10. Untung sampe di tempat ujian proctornya masih ngebacain instruksi. Duduklah gue di satu-satunya tempat kosong. Mak!, gue baru belajar dikit lagih (meskipun Piki dah minjemin bukunya dari kapan tau). Jadilah gue kerjain semampunya. Sebagai orang yang belajar bahasa inggrisnya dari dialog Sesame Street (this program is brought to you by the letter 'X'...) , gue pantes merasa khawatir sama hasilnya.

Duh, kalo skornya ga cukup gimane ye?

Posted by bluearth at 06:48 PM in daily dose | 1 Comment(s)

« Newer | »
site powered by tabulas | Back to Top - Home - Gallery - Friends - Friends Of - Favorites - Content - Archives - Links
-->